| dc.contributor.author | Andini, Laila Rizqia | |
| dc.contributor.author | Bhakti, Rizki Tri Anugrah | |
| dc.contributor.author | Azrianti, Seftia | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-15T08:57:30Z | |
| dc.date.available | 2025-12-15T08:57:30Z | |
| dc.date.issued | 2025-12-15 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.unrika.ac.id/handle/123456789/765 | |
| dc.description.abstract | PT. BPR Dana Nusantara adalah salah satu bank yang mengalami masalah kurang baiknya pengendalian intern yang disebabkan karena adanya perangkapan tugas antara analisis kredit dan debt collecto/remedial sehingga, mengakibatkan terjadinya kredit bernasalah. Penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pemberian kredit pada nasabah PT. BPR Dana Nusantara Batam, dan Perlindungan Hukum bagi kreditur pada perbuatan wanprestasi yang dilakukan oleh nasabah kredit perbankan.Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dalam proses penelitian melakukan tahapan wawancara dan studi pustaka, untuk mengetahui dan mengenalisa pelaksanaan pemberian kredit pada nasabah PT. BPR Dana Nusantara Batam, dan Perlindungan Hukum bagi kreditur pada perbuatan wanprestasi yang dilakukan oleh nasabah kredit perbankan . Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan kredit mengaharuskan debitur untuk melakukan permohonan kepada bank. Karena hanya debitur yang mengajukan permohonan relaksasi yang akan mendapatkan kebijakan yang dikeluarkan, dengan melakukan kesepakatan dan mendapatkan jalan tengah agar proses pelaksanaan relaksasi kredit dapat berjalan dengan baik. Calon nasabah yang hendak mengajukan permohonan kredit kepada PT. BPR Dana Nusantara Batam harusmelampirkan beberapa syarat dan dokumen yang dapat menggambarkan kondisi calon debitur. Dimana syarat tersebut merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh calon nasabah serta mengisi formulir pengajuan kredit yang dilampirkan bank. Dan Perlindungan Hukum bagi kreditur atas objek jaminan dalam status perjanjian pengikatan jual beli lunas adalah bersifat preventif yaitu dengan mitigasi risiko hukum diawal pemberian kredit dalam memastikan pelaksanaan prinsip analisis 5C dengan memproyeksikan kemampuan pengembalian Debitur atas seluruh kewajiban pada Bank selama masa kredit. | en_US |
| dc.description.sponsorship | UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN | en_US |
| dc.subject | Perlindungan Hukum, Kreditur, Wanprestasi | en_US |
| dc.title | ERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITUR PADA PERBUATAN WANPRESTASI YANG DILAKUKAN OLEH NASABAH KREDIT PERBANKAN (STUDI PADA PT. BPR DANA NUSANTARA BATAM | en_US |
| dc.type | Article | en_US |