Abstract:
Sistem drainase di wilayah Kelurahan Sei Langkai Kota Batam saat ini sudah ada namun kurang
optimal. Apabila hujan dalam intensitas tinggi terjadi dikawasan ini, air akan meluap melebihi kapasitas saluran
yang berdampak ke lingkungan permukiman setempat. Adapun penyebab terjadinya luapan atau banjir adalah
perkembangan kawasan yang semakin pesat dan dimensi saluran yang tidak dapat lagi mengalirkan air
dikawasan tersebut. Dengan melihat luasnya kawasan di kelurahan Sei Langkai, maka untuk perencanaan desain
sitem drainase perkotaan akan difokuskan pada Jalan Kavling Baru Nato. Saluran drainase yang akan dianalisa
ini adalah sepanjang 530 meter dari hulu ke hilir dan terletak pada sisi kanan jalan, saluran ini terbuat dari
saluran pracetak dengan ukuran lebar 0.80 meter dan tinggi 1.00 meter.
Analisa Data Hidrologi Recana Periode Ulang 10 Tahunan menggunakan Distribusi Probabilitas
Normal, Analisa Debit Banjir Rencana menggunakan Metode Rasional. Hasil perhitungan saluran drainase Jalan
Kavling Baru Nato didapatkan Debit Banjir Rencana Qr atau Q10Tahunan = 5.697 m3/detik. Berdasarkan Debit
Banjir Rencana yang telah di dapat, maka direncanakanlah dimensi saluran berpenampang Persegi Panjang
dengan ukuran T = 1.20 m, Y = 1.40 m, s = 0.008 m, B= 1.68 m2, P= 4.00 m2, R= 0.42 m2, V = 3.75 m/detik,
dan Qs = 6.296 m3/detik. Dimana Qs = 6.296 m3/detik > Qr = 5.697 m3/detik, Qs atau Q saluran lebih besar
daripada Q rencana atau Q10 Tahunan, dimensi saluran dianggap tepat atau dapat digunakan.