Abstract:
Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) apakah model problem based learning memiliki
pengaruh terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan keaktifan siswa, (2) apakah
model konvensional memiliki pengaruh terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan
keaktifan belajar siswa, (3) apakah model based learning dan konvensional memiliki perbedaan
pengaruh terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen. Seluruh siswa kelas VII SMP Islam Nurul Haq Batam
menjadi populasi sekaligussampel. Uji N- gain, uji t berpasangan dan uji t dua sampel bebas separated
varians adalah analisis data yang dilakukan. Hasil analisis menunjukkan: (1) Model pembelajaran
Problem Based Learning terbukti dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis
dan keaktifan siswa dengan hasil uji yaitu sig. (0,00) < 0,05; (2) Model pembelajaran
konvensional terbukti dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan keaktifan
siswa dibuktikan dengan hasil pengujian yaitu sig. (0,00) < 0,05; (3) Tidak ada perbedaan
penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran
konvensional dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dibuktikan
dengan hasil pengujian sebesar sig. (0,848) > 0,05.