| dc.contributor.author | Satio, Muhammad | |
| dc.contributor.author | Nurhayati | |
| dc.contributor.author | Hasibuan, Ronald Parlindungan | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-06T12:48:54Z | |
| dc.date.available | 2026-10-06T12:48:54Z | |
| dc.date.issued | 2026-10-06 | |
| dc.identifier.uri | http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1080 | |
| dc.description.abstract | Pertumbuhan penduduk Kota Batam memicu tingginya laju alih fungsi lahan agraris, menempatkan daerah pada posisi kerentanan pangan di mana petani lokal termasuk Kelompok Tani Pokusma dan Kelompok Wanita Tani (KWT) secara akumulatif hanya mampu memenuhi 25% kebutuhan pangan harian penduduk. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam dalam memberdayakan Kelompok Tani Pokusma pada tahun 2025 guna meningkatkan ketahanan pangan hortikultura. Menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan teknik wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa strategi DKPP dieksekusi melalui tiga pilar utama. Eksekusi yang dilakukan adalah pertama, pilar enabling terwujud melalui proaktivitas penyuluh pertanian lapangan yang sukses meruntuhkan asimetri informasi dan membangun modal sosial. Kedua, empowering dilakukan melalui distribusi Bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) yang memangkas 50% biaya operasional dan memicu lonjakan produksi cabai Pokusma sebesar 88,5%, meskipun memunculkan opportunity cost pada penurunan panen komoditas lain. Ketiga, protecting menunjukkan hasil paradoksal dimana dinas sukses menjaga stabilitas harga melalui program "Cabai Corner", namun gagal dalam melindungi legalitas 8 hektare lahan yang diolah oleh Kelompo Tani Pokusma. Disimpulkan bahwa strategi pemberdayaan secara operasional mikro sangat berhaşil memandirikan Kelompok Tani Pokusma, namun secara makro terdistorsi oleh ketiadaan jaminan hukum tata ruang. Penelitian ini merekomendasikan Kelompok Tani Pokusma agar proaktif mengurus perizinan pemanfaatan lahan secara legal dan bagi Pemko Batam dan BP Batam untuk segera menetapkan legalitas Food Estate. | en_US |
| dc.description.sponsorship | UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN | en_US |
| dc.subject | Strategi Pemberdayaan, Kelompok Tani, Ketahanan Pangan. | en_US |
| dc.title | STRATEGI DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KОТА ВАТАМ PADA PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKUTURA MELALUI PEMBERDAYAAN KEPADA KELOMPOK TANI TAHUN 2025 (Studi Kasus Kelompok Tani Pokusma) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |