Abstract:
Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi seberapa efektif model pembelajaran
contextual teaching and learning dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam literasi numerasi dan
kemampuan dalam memecahkan masalah matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah studi
eksperimental semu dengan desain pre-test post-test control groupPopulasi yang menjadi subjek
penelitian ini adalah semua siswa yang berada di kelas VIII di Pondok Pesantren Salafiyah Wustho AnNi’mah Batam. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 22 siswa dari kelas VIII A yang menjadi
kelompok eksperimen, dan 12 siswa dari kelas VIII B sebagai kelompok kontrolMetode pengambilan
sampel dilakukan menggunakan teknik sampel secara menyeluruh. Data dikumpulkan melalui
penggunaan tes yang terdiri dari empat soal, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (rii = 0,67).
Metode analisis data yang digunakan mencakup pemeriksaan normalitas, homogenitas, serta pengujian
hipotesis yang melibatkan uji t-t sampel berpasangan dan uji-t sampel independen. Berdasarkan analisis
data, ditemukan bahwa: 1) Model pembelajaran CTL efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi
numerasi siswa. 2) Model pembelajaran CTL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa
dalam memecahkan masalah matematika. 3) Model pembelajaran Direct Instruction tidak menunjukkan
efektivitas dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa.4) Model pembelajaran Direct
Instruction tidak terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah
matematis. 5) Ada perbedaan dalam efektivitas antara model pembelajaran CTL dan Direct Instruction
terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. 6) Ada perbedaan dalam tingkat efektivitas antara model
pembelajaran CTL dan Direct Instruction terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah
matematis.