| dc.description.abstract |
Suatu proyek dikategorikan sukses apabilai tepat biaya/anggaran, tepat mutu, dani
tepat waktu. Ketiga kendala (constraint) ini merupakan tolok ukur keberhasilan suatu
proyek konstruksi. Suatui proyek cenderung akan mengalami keterlambatan apabilai
perencanaan dan pengendalian tidak dilakukan dengan tepat. Berbagai hal dapat terjadi
dalam proyek konstruksi yang dapat menyebabkan bertambahnya waktu pengerjaan,
sehingga peyelesaian proyek menjadi terlambat. Faktor utama yang menyebabkan terjadi
keterlambatan adalah sulitnya pembebasan lahani oleh masyarakat dari aspek Force Majuer
(aspek sengketa perjanjian) dan sulitnya akses ke lokasi proyek. Begitu pula dengani
keterlambatan yang terjadi pada proyek Penelitian ini mencari faktor penyebab
keterlambatan menggunakan metode wawancara kuesioneri terhadap responden yang bekerja
padai proyek tersebut. Analisis data kuantitatifi menggunakan metode statistik Non
parametrik, Variabel Ordinal, korelasi Rank Spearman, konkordansi korelasi Kendall, nilai ratarata (mean rank) dan standar deviasi. Berdasarkan analisis data yang digunakan, makai didapat
faktor dominan keterlambatan proyek yang disebabkani oleh terlambatnya material, perubahan
gambar/detail (Data Proyek Pembangunan Sarana Pelatihan Smoke Chamber Dan Tower tahun
2022).
Penelitian ini mencari faktor penyebab keterlambatan menggunakan metodei
wawancara kuesioner terhadap responden yang bekerja pada proyek tersebut. Analisis data
kuantitatifi menggunakan metode statistik Non parametrik, Variabel Ordinal, korelasi Rank
Spearman, konkordansi korelasi Kendall, nilai rata-rata (mean rank) dan standari deviasi.
Berdasarkan analisis data yang digunakan, maka didapat faktor dominan keterlambatani
proyek Pembangunan Sarana Pelatihan Smoke Chamberi Dani Tower tahuni 2022 adalah
Variabel X3.4 (Rendahnyai Produktivitas Peralatan) memiliki nilai Rank Mean adalah
4,12dan standari deviasi adalah 1,118, lalu Variabel X1.5 (Kelalaian/keterlambatan Pekerjaan
Oleh Sub-Kontraktor) memiliki nilai Rank Meani adalah 4,18 dan standar deviasi adalahi
1,063, lalu Variabel X3.3 (Keterlambatan Mobilisasi/Distribusi Peralatan) memiliki nilai
Rank Mean adalah 4,28 dan standar deviasi adalah 1,031 dan Variabel X3.1 (Tidak
Tersedia Alat/Peralatan Kerja Yang Cukup Memadai/ Sesuai Kebutuhan) memiliki nilai
Rank Mean adalah 4,30 dani standar deviasi adalah 1,015. |
en_US |