Abstract:
Kemiskinan dapat dilihat dari tingkat kesejahteraan yang dapat diukur dari kondisi
realitas masyarakat itu sendiri. Pengelolaan data terpadu terhadap tingkat kesejahteraan
yang rendah dilakukan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Apakah faktor yang
mempengaruhi Program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Pecong,
Kecamatan Belakang Padang tahun 2022.
Tujuan dari Penelitian ini untuk menganalisis apakah program Dana Terpadu
Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Pecong, Kecamatan Belakang Padang sudah berjalan
sesuai dengan prosedur, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat
di Kelurahan Pecong. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif.
Pengumpulan data yang digunakan melalui studi lapangan berupa observasi, wawancara
dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori efektivitas dengan
menggunakan indikator ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program,
dan pemantauan program.
Hasil Penelitian ini menujukan bahwa Pemerintah harus memperhatikan
masyarakat yang berada di daerah hinterland, khususnya masyarakat nelayan yang
pendapatannya bergantungan pada laut yang membuat penghasilan yang di dapat tidak
tetap. Sosialisasi memberikan pemahaman dan pengertian terhadap program sosial yang
akan di dapatkan masyarakat Kelurahan Pecong yang berhak menerima. Masyarakat
sebagai penerima bantuan sosial dan pendidikan di dalam Data Terpadu Kesejahteraan
Sosial tentu mengetahui memahami program bantuan sosial dan pendidikan.
Masyarakat nelayan di Kelurahan Pecong sering kali ketertinggal atau tidak
termasuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Pemerintah harus memperhatikan
masyarakat yang rentan terjadi kesenjangan sosial atau permasalahan sosial. Evaluasi
sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang ada sekarang dinilai belum dapat dikatakan
sistem yang dapat mendata masyarakat kurang mampu atau miskin.