Abstract:
Penelitian ini tentang peran organisasi pergerakan mahasiswa islam indonesia terhadap partisipasi
politik pada pemilihan umum dikota batam tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan
data yang digunakan melalui studi lapangan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran organisasi pergerakan mahasiswa islam
indonesia terhadap partisipasi politik pada pemilihan umum di Kota Batam tahun 2019. Peran
organisasi pergerakan mahasiswa islam indonesia terhadap partisipasi politik pada pemilihan umum
di Kota Batam tahun 2019 mendeskripsikan peran meliputi norma, peran meliputi konsep perilaku,
peran meliputi perilaku individu. Peneliti meneliti bentuk peran dari teori Abu Ahmadi.
Berdasarkan hasil pembahasan 3 indikator peran yaitu peran meliputi norma, konsep perilaku, dan
perilaku individu dalam penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa bagaimana peran organisasi
pergerakan mahasiswa islam indonesia terhadap partisipasi politik pada pemilu tahun 2019 di kota
batam adalah PMII tidak berperan terhadap partisipasi politik karena kurangnya dorongan dari
pemerintah melalui aturan yang dikeluarkan oleh Kemendikti maupun kampus yang melarang serta
menghambat ruang gerak aktivitas organisasi ekstra kampus untuk turut berperan didalam aktivitasaktivitas di dalam lingkungan kampus yang berdampak terhadap sempitnya ruang organisasi PMII
untuk dapat menjalankan aktivitas-aktivitas kemahasiswaan didalam kampus dengan membawa
organisasi PMII.