Abstract:
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan serta beberapa
wawancara, ditemukan bahwa beberapa mahasiswa memiliki motivasi
berprestasi yang terindikasi sebagai kategori rendah. Salah satu faktor yang
terlihat dari hasil wawancara adalah adanya stres yang dialami beberapa
siswa, terutama stres akademik. Selain stres akademik, minat belajar juga
turut menjadi faktor motivasi berprestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh stres akademik terhadap motivasi
berprestasi, pengaruh minat belajar terhadap motivasi berprestasi, serta
pengaruh stres akademik dan minat belajar terhadap motivasi berprestasi
pada mahasiswa program studi Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan. Penelitian dilaksanakan
dengan menggunakan metode kuantitatif dan jenis penelitian korelasional
analisis regresi berganda. Subjek penelitian adalah mahasiswa aktif
program studi Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Riau Kepulauan sebanyak 90 orang. Teknik
pengambilan data menggunakan skala stres akademik, minat belajar dan
motivasi berprestasi yang didasari oleh aspek-aspek stres akademi, minat
belajar dan motivasi berprestasi. Berdasarkan hasil analisis data yang telah
dilakukan, dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh stres akademik dan
minat belajar terhadap motivasi berprestasi secara signifikan baik dari
masing-masing variabel maupun secara bersamaan. Ditunjukkan melalui
hasil analisis korelasi analisis regresi berganda sebesar Sig = 0,000 < 0,05.
Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan oleh
stres akademik dan minat belajar terhadap motivasi berprestasi pada
mahasiswa program studi Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas Riau Kepulauan.