Abstract:
Pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan dan kemajuan suatu bangsa. Di tengah
tantangan global seperti perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan meningkatnya kebutuhan
pangan, pertanian hadir sebagai solusi berkelanjutan dan inovatif. Kota Batam merupakan salah satu
kota di Indonesia yang jumlah penduduknya cukup tinggi. Peningkatan jumlah penduduk baik yang
menetap maupun pendatang menyebabkan lahan pemukiman harus diserbu habis-habisan untuk
menampung banyaknya pendatang tersebut. Sehingga Kota Batam kekurangan lahan pertanian. Guna
menjawab permasalahan tersebut salah satunya berupa bangunan vertikal. Lokasi perancangan objek
berada di Jl. Raja H. Fisabilillah, Kota Batam, Kepulauan Riau dengan luas lahan 15.000 m2 untuk
menampung fungsi sebagai berikut: budidaya tanaman, edukasi pertanian, pameran pertanian dan pasar
segar. Dalam penerapan konsep hemat energi pada bangunan, penulis menggunakan perancangan
bangunan hijau yaitu berstandar GBCI (Green Building Council Indonesia).