| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan merancang sistem perkuatan lereng menggunakan metode soil nailing. Analisis dilakukan dengan
pendekatan Mohr-Coulomb yang disederhanakan, mempertimbangkan kondisi awal kemiringan lereng, penambahan tanah
urugan, serta perkuatan dengan soil nailing, menggunakan metode elemen hingga. Tujuannya adalah mengevaluasi nilai faktor
keamanan (Safety Factor) pada kondisi awal, setelah penambahan tanah urugan, dan setelah pemasangan soil nailing.
Kondisi lereng di Jalan Yos Sudarso merupakan daerah perbukitan yang dibuka untuk pembangunan jalan, sehingga
meningkatkan potensi longsor. Oleh karena itu, digunakan metode elemen hingga yang dikombinasikan dengan teknik soil
nailing untuk memperkuat lereng.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi awal tanpa perkuatan, nilai faktor keamanan hanya mencapai 1,00 yang berarti
lereng tidak stabil (kurang dari batas aman 1,50). Setelah penambahan tanah urugan tanpa perkuatan, nilai tersebut turun
menjadi 0,83. Namun, dengan penerapan soil nailing, nilai faktor keamanan meningkat signifikan menjadi 2,68, yang
menunjukkan bahwa lereng telah memenuhi standar kestabilan menurut SNI 8460:2017. |
en_US |