Abstract:
PT Djitoe Mesindo Batam merupakan perusahaan manufaktur yang
memproduksi braket SLM 315 untuk mesin rokok. Perusahaan ini terdapat
Departemen buffing untuk melakukan proses pemotongan lalu pengamplasan,
selanjutnya proses pengecekan menggunakan alat bantu. Saat ini output pada
proses produksi belum stabil maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penyebab poduk cacat dan bagaimana cara untuk cara untuk mengurangi produk
cacat dengan metode FMEA dan FISHBONE.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor faktor
yang menyebabkan terjadinya cacat pada produk, dan memberikan usulan
perbaikan mengenai cara untuk menurunkan jumlah unit cacat pada produk
Bracket SLM 315 yang saat ini masih melebihi standar yang telah ditentukan
untuk maksimal cacat adalah sebesar 1% per bulan
Pendekatan masalah yang digunakan yaitu menggunakan tools pareto
diagram, lalu menggunakan metode FISHBONE dan metode Failure Mode and
Analysis (FMEA) dan tools 5W+IH. Dari hasil pengolahan data menggunakan
diagram pareto didapatkan jenis cacar dominan yaitu cacat under size, kemudian
analisa menggunakan metode FISHBONE dan metode Failure Mode And Effect
Analysts yang menjadi prioritas perbaikan yaitu pada kualitas material dengan
faktor penyebab kurangnya inspeksi pada material raw part, dan prioritas
perbaikan berdasarkan nilai RPN terbesar yaitu Operator tidak melakukan
pemeriksaan barang rawpart terlebih dahulu dengan nilai sebesar 336, usulan
perbaikan menggunakan 5W 1H adalah Membuat alat bantu khusus/pin yang akan
digunakan operator untuk memeriksa raw part dan hasil pekerjaan sendiri. Yield
overall sebesar 0,97% dengan besar penurunan sebesar 5,3% dari angka 6,7% ke
angka 1,4%