Abstract:
Transportasi merupakan kebutuhan penting masyarakat dalam menunjang
mobilitas sehari-hari. Di Kota Batam, penggunaan transportasi pribadi masih lebih
dominan dibandingkan transportasi umum. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa
terdapat berbagai faktor yang memengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihan
moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor
yang memengaruhi pemilihan moda transportasi umum dan transportasi pribadi,
mengetahui proporsi pemilihan moda transportasi, serta menentukan faktor yang
paling dominan dalam memengaruhi keputusan masyarakat di Kota Batam.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan
Analytical Hierarchy Process (AHP) dan analisis statistik deskriptif. Data diperoleh
melalui penyebaran kuesioner kepada 110 responden yang melakukan perjalanan
di Kota Batam. Analisis AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas setiap
faktor, sedangkan analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan
karakteristik responden dan distribusi pemilihan moda transportasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor yang memengaruhi pemilihan
moda transportasi terdiri atas keselamatan, keamanan, kehandalan, kenyamanan,
waktu tempuh, biaya, dan aksesibilitas; (2) berdasarkan hasil sintesis global metode
AHP, masyarakat lebih memprioritaskan transportasi pribadi dengan bobot sekitar
66%, sedangkan transportasi umum memperoleh bobot sekitar 34%; dan (3)
keselamatan merupakan faktor yang memiliki prioritas tertinggi dalam menentukan
pemilihan moda transportasi di Kota Batam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi masukan bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi umum
sehingga mampu menarik minat masyarakat untuk beralih dari transportasi pribadi.