Abstract:
Perkembangan media sosial di era digital telah membawa perubahan
signifikan dalam pola penyebaran dan konsumsi informasi politik, khususnya di
kalangan mahasiswa. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana
komunikasi dan hiburan, tetapi juga menjadi sumber utama informasi politik yang
memengaruhi cara pandang, sikap, serta partisipasi politik generasi muda.
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan sebagai kelompok intelektual memiliki peran
strategis dalam kehidupan demokrasi, sehingga tingkat kesadaran politik mereka
menjadi aspek penting dalam menjaga keberlangsungan sistem politik yang
demokratis.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media
sosial sebagai sumber informasi terhadap tingkat kesadaran politik mahasiswa
Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Kota
Batam tahun akademik 2024/2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 210 mahasiswa, dengan
sampel sebanyak 69 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik
simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis
skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi
linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebagai
sumber informasi politik berada pada kategori tinggi dan berpengaruh positif serta
signifikan terhadap tingkat kesadaran politik mahasiswa. Semakin intens
mahasiswa memanfaatkan media sosial untuk memperoleh informasi politik,
semakin meningkat pula pengetahuan politik, sikap kritis, serta partisipasi politik
mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital di
lingkungan perguruan tinggi agar mahasiswa mampu menyaring informasi secara
kritis dan memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab sebagai sarana
edukasi politik dan penguatan demokrasi.