Abstract:
Penyesuaian diri sosial adalah kemampuan individu untuk menyesuaikan
diri dengan lingkungan sosial dan membangun hubungan interpersonal yang
baik. Namun, tidak semua mahasiswa mampu melakukan penyesuaian diri
sosial secara optimal. Sebagian mahasiswa mengalami kesulitan dalam
berinteraksi dengan orang lain, kurang memiliki rasa percaya diri, atau
menghadapi hambatan dalam beradaptasi dengan lingkungan Perguruan
Tinggi. Salah satu faktor yang dianggap berkaitan dengan penyesuaian diri
sosial adalah harga diri (self-esteem). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara harga diri dengan penyesuaian diri sosial pada
mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Universitas Riau
Kepulauan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional
kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional
kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 65 mahasiswa Program Studi
Bimbingan dan Konseling Universitas Riau Kepulauan. Dalam
pelaksanaannya, peneliti memperoleh 65 subjek penelitian karena adanya
keterbatasan dalam proses pengumpulan data dari jumlah populasi sebanyak
115 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala harga diri
(self-esteem) dan penyesuaian diri sosial, sedangkan analisis data
menggunakan uji korelasi Spearman’s rho dengan bantuan program SPSS.
Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,698
dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara harga
diri (self-esteem) dengan penyesuaian diri sosial mahasiswa Program Studi
Bimbingan Konseling Universitas Riau Kepulauan tahun ajaran 2025/2026.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang
signifikan antara harga diri (self-esteem) dengan penyesuaian diri sosial
mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Universitas Riau
Kepulauan tahun ajaran 2025/2026. Dengan demikian, hipotesis penelitian
(Hₐ) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak.