Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fly ash pada
pembuatan paving block terhadap persentase komposisi fly ash yang digunakan agar dapat
memenuhi kriteria mutu paving block sesuai Standar Nasional Indonesia. Dengan cara
mengetahui perbandingan nilai kuat tekan antara paving block murni dan paving block dengan
campuran fly ash. Penelitian ini menggunaan limbah fly ash sebagai bahan pengganti sebagian
pasir pada pembuatan paving block. Variasi campuran fly ash pada penelitian ini adalah 0%,
10%, 20%, 30% dan 40% dari berat pasir yang dibutuhkan. Rancangan pencampuran bahan
pada pembuatan paving block ini menggunakan perbandingan 4 pasir:1 semen dengan faktor air
semen sebesar 0,5 pada semua variasi. Pencampuran pada penelitian ini menggunakan metode
manual blending. Setelah dilakukan uji kuat tekan paving block, Hasil yang didapat
menunjukkan bahwa penambahan fly ash sebagai pengganti sebagian pasir berpengaruh
terhadap kualitas paving block, dimana pada variasi 10% mengalami kenaikan kuat tekan,
sedangkan pada variasi 20%, 30% dan 40% mengalami penurunan kuat tekan. Komposisi yang
menggunakan campuran fly ash dengan variasi campuran 0%, 10%, 20% dan 30% dapat
digunakan pada pembuatan paving block, karena memenuhi syarat paving block mutu B sesuai
SNI 03-0691-1996. Hanya paving block dengan variasi campuran fly ash 40% yang tidak
memenuhi syarat untuk dikategorikan paving block mutu B sesuai SNI 03-0691-1996.