Abstract:
Pemilu merupakan sarana utama masyarakat untuk menunjukkan politik Dan haknya
dalam memilih wakil rakyat yang akan memegang kendali roda pemerintahan perjalanan bangsa
dan masa depan. Pilpres 2019 di Kota Batam Kecamatan Sei Beduk mengalami peningkatan
partisipasi pemilih Tahun 2019 mencapai 91,5% jika dibandingkan sebelumnya pemilu 2014
sebesar 61,5%. Partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau kelompok orang untuk ikut
serta secara aktif dalam kehidupan politik, antara lain dengan jalan memilih pimpinan negara
secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijakan pemerintah (Public Policy).
Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi
politik pemilih. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Angel (Dalam
Ross,1967:130).Mengenai faktor-faktor itu mempengaruhi partisipasi. Penelitian ini
menggunakan Metode Deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif.
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu wawancara dan
data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan, dokumentasi dan observasi.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa semakin meningkatnya Partisipasi Politik
Pemilih Kecamatan Sei Beduk pada Pilpres 2019 dipengaruhi oleh Empat faktor,yakni Faktor
Usia, Faktor Pendidikan, Faktor Pekerjaan dan Faktor Lama Tempat Tinggal. Dapat
Disimpulkan Bahwa Faktor Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Kecamatan Sei Beduk
Faktor Usia Karena Hampir Rata Rata Pemlih pemula yang Sangat Minim Tingkat
Partisipasinya akibat Kurang paham Politik Para Calon Pemimpin Yang Mereka pilih dan
Faktor Pekerjaan dan Pengahasilan Juga sangata mempengaruhi Tingkat Pastisipasi Masyarakat
Sei Beduk, Sebagian Masyarakat Sei beduk Masih Ada Yang berkerja Usaha Mikro Kecil dan
Menengah dan Mengakibat kan Tingkat Partisipasi Masyarakat Berpengaruh Terhadap
Pemilihan Presiden.Pemilih Di Kecamatan Sei Beduk yang sudah rasional, karakteristik sosial
pemilih, dimana pendidikan di Kecamatan Sei Beduk tergolong tinggi dan merupakan pusat
kota yang cenderung memiliki masyarakat terpelajar dan berwawasan luas, yaitu situasi dan
lingkungan politik pada Pilpres 2019.