Abstract:
Pada produk excavator yang mempunyai waktu proses assembly selama 15 hari untuk satu unit. Sedangkan
jadwal target yang diperlukan untuk memenuhi demand adalah 13 hari untuk satu unitnya. Karnanya, perlu adanya
mengetahui jalur kritis untuk optimalisasi sehingga mencapai target yang sesuai dengan demand yang ada. Setelah
dilakukannya pembuatan network diagram dan perhitungan float, dalam proses assembly excavator ada jalur kritis pada
proses Prep and SOL (A), Chassis, Swing Gear (B), Hydrolic Tank (E), MCV (G), Engine Installation (H), Carbody
Staging (K), Slewring Rundown (L), Marry Up (M), Finish Assy (P) dan Platform and EOL (R ). Berdasarkan
visualisasi dari gantt chart, perlu adanya realokasi resource dan optimalisasi untuk pencapaian target. Dengan
melakukan relaokasi pada resource yang ada pada proses assembly excavator dan dilakukan percepatan dengan metode
overlapping yang mengharuskan pengadaan lembur di beberapa proses, maka kapasitas pengerjaan bisa mencapai target
sesuai demand yaitu dari 15 hari per unit menjadi 13 hari per unit.