<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>2023</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/865</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 08:43:32 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-07T08:43:32Z</dc:date>
<item>
<title>ANALISIS PENERAPAN SWOT SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM PABRIK TAHU (Studi Kasus Pabrik Tahu Rahayu Karya Mandiri)</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/873</link>
<description>ANALISIS PENERAPAN SWOT SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM PABRIK TAHU (Studi Kasus Pabrik Tahu Rahayu Karya Mandiri)
Widayanti, Arlina; Merjani, Abdullah; Atma, Vera Methalina
Usaha kecil dan menengah merupakan bagian yang dapat menggerakkan perekonomian negara. Salah&#13;
satu usaha kecil yang berkembang di masyarakat adalah usaha dagang tahu dan tempe. Ukuran&#13;
keberhasilan suatu perusahaan adalah kinerjanya dapat berbagi dan menggunakan sumber daya ini&#13;
didedikasikan untuk merebut kesempatan (opportunity) untuk merespon dan menilai ancaman&#13;
(threats) juga di perusahaannya lingkungan melihat analisis SWOT. UMKM Pabrik tahu Rahayu&#13;
Karya Mandiri ini bergerak di bidang produksi. Dengan keuntungan yang meningkat memperkuat&#13;
bisnis dan mendapatkan pangsa pasar. Variabel penelitian adalah atribut, nilai/sifat benda,&#13;
orang/kegiatan yang memiliki variasi tertentu satu sama lain, yang ditentukan oleh peneliti untuk&#13;
meneliti, mengambil, dan menarik kesimpulan dari informasi. Hasil dari penelitian ini yaitu ada&#13;
beberapa strategi yang di perlukan oleh perusahaan untuk meningkatkan strategi pengembangan&#13;
UMKM. Serta sesuai dengan hasil diagram analisis SWOT yaitu (0,76 ; 0,56) dimana pabrik ada pada&#13;
kuadran 1 dengan menggunakan strategi agresif (pertumbuhan) yang memanfaatkan peluang dan&#13;
kekuatan.
</description>
<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/873</guid>
<dc:date>2026-02-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENENTUAN DISPATCHING RULES PADA PENJADWALAN DUA MESIN IDENTIK YANG DISUSUN SECARA PARALEL</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/866</link>
<description>PENENTUAN DISPATCHING RULES PADA PENJADWALAN DUA MESIN IDENTIK YANG DISUSUN SECARA PARALEL
Handini, Tamara; Irwan, Hery; Sumarya, Edi
Perusahaan tersebut bergerak di bidang manufaktur produksi alat pengeboran oil &amp; gas. Proses&#13;
produksi di perusahaan menggunakan dua mesin identik. Dua mesin identik ini tidak saling&#13;
berhubungan dalam proses produksinya. Penjadwalan di perusahaan dalam memproduksi&#13;
menggunakan metode random, sedangkan dalam pengiriman produk di perusahaan saling&#13;
berpasangan contohnya produk satu-dua dan produk tiga-empat. Meskipun produksi menggunakan&#13;
dua mesin identik tetapi perusahaan sering mengalami keterlamabatan 1 sampai 2 minggu dalam&#13;
pengiriman produk. Hal ini di sebabkan oleh faktor produk yang seharusnya di kirim berpasangan&#13;
tetapi produk tersebut belum selesai di produksi, dikarenakan metode penjadwalan produksi yang&#13;
digunakan belum tepat. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan perlu menentukan dispaching rule&#13;
pada penjadwalan yang tepat. Adapun metode yang dipakai dalam menyelesaikan penelitian yaitu&#13;
metode dispatching rule FCFS (Fist Come Fist Serve), SPT (Shortest Proccessing Time) dan Metode&#13;
Johnson. Dispatching rules dengan aturan FCFS, SPT dan Jhonson, dari ketiga aturan tersebut SPT&#13;
(Shortest Prosessing Time) adalah metode terbaik untuk penjadwalan produksi karena memiliki waktu&#13;
terpendek diantara FCFS dan jhonson. Waktu penyelesaian rata-rata yaitu 102,5 jam, utilisasi mesin&#13;
yaitu 20%, jumlah pekerjaan rata-rata dalam sistem yaitu 7,50 jam, keterlambatan pekerjaan rata-rata&#13;
yaitu 1,7 jam serta waktu alir rata-rata 596,0 jam.
</description>
<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/866</guid>
<dc:date>2026-02-02T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
