<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>JURNAL SKRIPSI PROGRAM STUDI ILMU SOSIAL DAN POLITIK</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/425</link>
<description>JURNAL SKRIPSI PROGRAM STUDI ILMU SOSIAL DAN POLITIK</description>
<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 03:15:21 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-06-28T03:15:21Z</dc:date>
<item>
<title>PERAN DINAS PERIKANAN KOTA BATAM DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PULAU JALOH MELALUI PROGRAM KELOMPOK USAHA BERSAMA ( KUBE ) TAHUN 2021</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1056</link>
<description>PERAN DINAS PERIKANAN KOTA BATAM DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PULAU JALOH MELALUI PROGRAM KELOMPOK USAHA BERSAMA ( KUBE ) TAHUN 2021
Salmah
enelitian ini membahas tentang Peran Dinas Perikanan Kota Batam Dalam&#13;
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Pulau Jaloh Melalui Program KUBE Tahun 2021&#13;
dengan mengkaji permasalahan yang terjadi pada bagian pemberdayaan masyarakat nelayan.&#13;
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peran dinas perikanan&#13;
dalam pemberdayaan masyarkat nelayan di pulau jaloh. Manfaat penelitian ini dapat&#13;
memberikan masukan positif khususnya bagi Dinas Perikanan Kota Batam dalam&#13;
meningkatkan pemberdayaan kepada masyarakat nelayan khususnya Di Pulau Jaloh.&#13;
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Informan yang dipilih menggunakan&#13;
teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara,&#13;
observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan&#13;
penarikan kesimpulan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Peran Dinas Perikanan Kota Batam Dalam&#13;
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Pulau Jaloh Tahun 2021 berdasarkan ketiga indikator&#13;
yaitu Regulator, Dinamisator Dan Fasilitator masih belum optimal karena masih terdapat&#13;
keluhan masyarakat mengenai kurangnya pemberdayaan dari dinas perikanan seperti pelatihan&#13;
yang dilakukan dari dinas perikanan tidak berkelanjutan, kurangnya bimbingan langsung, serta&#13;
kurangnya bantuan yang disalurkan kepada masyarakat nelayan.&#13;
Peneliti mengambil kesimpulan mengenai Peran Dinas Perikanan Kota Batam Dalam&#13;
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Pulau Jaloh Melalui Program KUBE Tahun 2021 yaitu&#13;
dari beberapa program-program yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan belum sepenuhnya&#13;
berjalan dengan sempurna dan harus ada bentuk upaya maupun tindakan yang harus dilakukan&#13;
untuk mendapatkan hasil tujuan dan sasaran yang ingin dicapai.
</description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1056</guid>
<dc:date>2026-06-08T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERANAN POLITISI MUDA TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KECAMATAN BELAKANG PADANG TAHUN 2020 (Studi Kasus : Anggota DPRD KEPRI Komisi I)</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1047</link>
<description>PERANAN POLITISI MUDA TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KECAMATAN BELAKANG PADANG TAHUN 2020 (Studi Kasus : Anggota DPRD KEPRI Komisi I)
Iskandar, Muhammad; Lestari, Linayati; Effendi, Winda Roselina
Stigma masyarakat yang tidak yakin terhadap tanggung jawab dan peran dari politisi, baik itu dari&#13;
kalangan tua maupun dari kalangan muda. Tingkat kepercayaan publik terhadap politisi maupun&#13;
partai politik dipengaruhi oleh adanya ekspektasi publik yang tidak dijalankan dengan baik oleh&#13;
politisi atau partai politik salah satunya terhadap pembangunan infrastruktur. Tujuan dari&#13;
penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peranan politisi muda terhadap pembangunan&#13;
infrastruktur di hinterland khusunya di Kecamatan Belakang Padang. Metode penelitian yang&#13;
digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode informan yang digunakan dalam&#13;
penelitian dalam ini menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan&#13;
melalui studi lapangan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan&#13;
teori Rizzo, House, dan Lirtzman untuk mendeskripsikan Wewenang, Tanggung Jawab, Kejelasan&#13;
Tujuan dan Cakupan Pekerjaan. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dalam upaya&#13;
pembangunan infrastruktur di hinterland peranan politisi muda belum banyak berperan terhadap&#13;
pembangunan infrastruktur atau minim pembangunan infrastruktur di hinterland. Hal ini dapat di&#13;
lihat dari indikator cakupan pekerjaan yang di mana dari cakupan pekerjaan terdapat sub indikator&#13;
persamaan. Dari sub inikator persamaan di jelaskan untuk meyakini adanya distribusi yang adil&#13;
dan dilayani semua masyarakat. Artinya semua masyarakat sebagai kontituen harus mendapat&#13;
pelayanan yang setara dan sama oleh politisi yang di wakili.
</description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1047</guid>
<dc:date>2026-05-21T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>KEPEMIMPINAN KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH KOTA BATAM DALAM PENGELOLAAN RUMAH SUSUN DAN SEWA DI WILAYAH TANJUNG UNCANG TAHUN 2022</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1040</link>
<description>KEPEMIMPINAN KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH KOTA BATAM DALAM PENGELOLAAN RUMAH SUSUN DAN SEWA DI WILAYAH TANJUNG UNCANG TAHUN 2022
Ichwani, Fahdila Nurul; Effendi, Winda Roselina; Lestari, Linayati
Rusunawa di Kota Batam merupakan hal yang pertama ada di Provinsi Kepulauan Riau.&#13;
Dimana Kota Batam termasuk ke dalam kota-kota besar di Provinsi Kepulauan yang&#13;
membutuhkan penyediaan perumahan dan permukiman yang layak huni bagi masyarakat Kota&#13;
Batam. Bagaimanakah Kepemimpinan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah dalam pengelolaan&#13;
rumah susun dan sewa di Kota Batam&#13;
Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Kepemimpinan Kepala&#13;
Unit Pelaksana Teknis Daerah Rumah Susun dan Sewa Pemerintah Kota Batam Dalam&#13;
Pengelolaan Rumah Susun dan Sewa Kota Batam dan untuk mengidentifikasi permasalahan&#13;
Rumah Susun dan Sewa Wilayah Tanjung Uncang Tahun 2022. Penelitian ini menggunkan&#13;
metode Penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan melalui studi lapangan berupa&#13;
observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori&#13;
kepemimpinan dengan menggunakan indikator kemampuan analitis, keterampilan&#13;
berkomunikasi, keberanian, kemampuan mendengar, dan ketegasan.&#13;
Hasil Penelitian ini menujukan bahwa Kepala UPTD Rusunawa sebagai pemimpin tentu&#13;
memiliki kewenangan yang lebih dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dalam mengelola&#13;
Rusunawa. Kepala UPTD Rusunawa belum menujukan keadilan dalam memimpin. Di mana&#13;
Rusunawa yang berada di Tanjung Uncang jarang dipantau atau diperhatikan kinerja pegawai&#13;
rusun. Komunikasi sangat berpengaruh pada jalannya organisasi dan dalam melaksanakan&#13;
pelayanan publik.&#13;
Sebagai pimpinan Kepala UPTD Rusunawa tentu mengetahui gaya pimpinan yang akan&#13;
diterapkan. Oleh karena itu, Kepala UPTD Rusunawa harus bersikap adil dalam mempimpin di 7&#13;
wilayah Rusunawa Pemko Batam. Pegawai Rusunawa Pemko Batam sebagai petugas harian di&#13;
Rusunawa tentu mengetahui gaya kepemimpinan yang terapkan Kepala UPTD Rusunawa.
</description>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1040</guid>
<dc:date>2026-05-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN PRESIDEN (Studi Kasus di Kecamatan Sungai Beduk Kota Batam Tahun 2019)</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1021</link>
<description>FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN PRESIDEN (Studi Kasus di Kecamatan Sungai Beduk Kota Batam Tahun 2019)
Lingga, Cristian Wahrlich; Rasal, Amrullah; Hasibuan, Ronald Parlindungan
Pemilu merupakan sarana utama masyarakat untuk menunjukkan politik Dan haknya&#13;
dalam memilih wakil rakyat yang akan memegang kendali roda pemerintahan perjalanan bangsa&#13;
dan masa depan. Pilpres 2019 di Kota Batam Kecamatan Sei Beduk mengalami peningkatan&#13;
partisipasi pemilih Tahun 2019 mencapai 91,5% jika dibandingkan sebelumnya pemilu 2014&#13;
sebesar 61,5%. Partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau kelompok orang untuk ikut&#13;
serta secara aktif dalam kehidupan politik, antara lain dengan jalan memilih pimpinan negara&#13;
secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijakan pemerintah (Public Policy).&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi&#13;
politik pemilih. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Angel (Dalam&#13;
Ross,1967:130).Mengenai faktor-faktor itu mempengaruhi partisipasi. Penelitian ini&#13;
menggunakan Metode Deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif.&#13;
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu wawancara dan&#13;
data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan, dokumentasi dan observasi.&#13;
Hasil penelitian ini menemukan bahwa semakin meningkatnya Partisipasi Politik&#13;
Pemilih Kecamatan Sei Beduk pada Pilpres 2019 dipengaruhi oleh Empat faktor,yakni Faktor&#13;
Usia, Faktor Pendidikan, Faktor Pekerjaan dan Faktor Lama Tempat Tinggal. Dapat&#13;
Disimpulkan Bahwa Faktor Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Kecamatan Sei Beduk&#13;
Faktor Usia Karena Hampir Rata Rata Pemlih pemula yang Sangat Minim Tingkat&#13;
Partisipasinya akibat Kurang paham Politik Para Calon Pemimpin Yang Mereka pilih dan&#13;
Faktor Pekerjaan dan Pengahasilan Juga sangata mempengaruhi Tingkat Pastisipasi Masyarakat&#13;
Sei Beduk, Sebagian Masyarakat Sei beduk Masih Ada Yang berkerja Usaha Mikro Kecil dan&#13;
Menengah dan Mengakibat kan Tingkat Partisipasi Masyarakat Berpengaruh Terhadap&#13;
Pemilihan Presiden.Pemilih Di Kecamatan Sei Beduk yang sudah rasional, karakteristik sosial&#13;
pemilih, dimana pendidikan di Kecamatan Sei Beduk tergolong tinggi dan merupakan pusat&#13;
kota yang cenderung memiliki masyarakat terpelajar dan berwawasan luas, yaitu situasi dan&#13;
lingkungan politik pada Pilpres 2019.
</description>
<pubDate>Mon, 04 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1021</guid>
<dc:date>2026-05-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
