<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>08. KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/29</link>
<description>Berisi tulisan yang memuat kajian karya tulis mahasiswa Universitas Riau Kepualaun yang disajikan secara ilmiah.</description>
<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 20:00:34 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-06-07T20:00:34Z</dc:date>
<image>
<title>08. KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA</title>
<url>http://localhost:8080/xmlui/bitstream/id/8b9124b6-f0c9-4db6-943a-24921136e8ee/</url>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/29</link>
</image>
<item>
<title>PERANCANGAN ULANG KURSI DAN MEJA MENGAJAR DOSEN YANG ERGONOMIS DENGAN METODE ANTHROPOMETRY (Studi Kasus Ruang Kelas A105 Fakultas Teknik Unrika Batam)</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1055</link>
<description>PERANCANGAN ULANG KURSI DAN MEJA MENGAJAR DOSEN YANG ERGONOMIS DENGAN METODE ANTHROPOMETRY (Studi Kasus Ruang Kelas A105 Fakultas Teknik Unrika Batam)
Armi, Syaiful; Arifin, Zaenal; Purba, Moden
Universitas Riau Kepulauan batam (UNRIKA) merupakan Universitas swasta&#13;
yang pertama kali berdiri di Riau dan memiliki 5 fakultas, setiap fakultas nya memiliki&#13;
gedung sendiri dan memiliki banyak kelas, di dalam ruang belajar masih terdapat&#13;
fasilitas yang belum ergonomi salah satunya adalah kursi dan meja dosen pada ruang&#13;
belajar A105.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat rancangan ulang kursi dan&#13;
meja dosen berdasarkan ukuran tubuh (antropometri) dosen supaya dosen dapat&#13;
mengajar dengan aman, sehat dan efektif selama mengajar dan menggunakan kursi dan&#13;
meja. A105 tidak hanya berfungsi sebagai ruang mengajar, tapi juga berfungsi sebagai&#13;
Aula Mini, yang dimana akan menjadi tempat praktikum dan kegiatan lain. Metode&#13;
yang digunakan adalah kuesioner Nordic Body Map dan pengukuran posisi berdiri dan&#13;
duduk.&#13;
Dari hasil kuesioner Nordic Body Map, didapat bahwa 53% - 100% keluhan&#13;
pada bagian bagian leher atas, tengkuk, punggung, lengan atas, pinggang, pinggul,&#13;
pantat, siku kiri, siku kanan, lengan bawah kiri, lengan bawah kanan, tangan kanan,&#13;
sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan desain sesuai antropometri dosen.
</description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1055</guid>
<dc:date>2026-06-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKU UNTUK PEMBUATAN ROTI MANIS DENGAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) (Studi Kasus: Di CV. Aneka Cita Rasa Bakery)</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1054</link>
<description>ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKU UNTUK PEMBUATAN ROTI MANIS DENGAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) (Studi Kasus: Di CV. Aneka Cita Rasa Bakery)
Saleh, Indra Abdul; Merjani, Abdullah; Irwan, Hery
Pabrik Roti ACR Bakery (Aneka Cita Rasa) adalah sebuah perusahaan yang bergerak di&#13;
bidang produksi makanan yaitu Pembuatan Roti Tawar Dan Roti Manis. Pabrik ini di dirikan oleh&#13;
Bapak Amok pada tanggal 10 Agustus tahun 1997 yang ber alamat di Kampung Melayu, Blok III&#13;
No. 29 Sungai Panas, Batam, Kepulauan Riau. Pabrik ini awalnya merupakan sebuah industri&#13;
rumahan yang sederhana kemudian diteruskan oleh anaknya hingga berkembang sangat pesat&#13;
sampai saat ini. Pada proses produksinya CV. Aneka Cita Rasa (Bakery) membutuhkan bahanbahan yang digunakan dalam membuat roti manis, Bahan-bahan yang digunakan untuk proses&#13;
produksi adalah Tepung, Gula, Telur, mentega dan ragi, dimana bahan-bahan tersebut masih&#13;
memiliki stok bahan yang berlebih dalam penyimpanan, maka dari itu perlu digunakan metode&#13;
yang dapat menghemat biaya-biaya yang dihasilkan dalam pengendalian bahan baku roti tersebut,&#13;
pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah Economic Order Quantity (EOQ). Dari&#13;
penelitian yang telah dilakukan, menggunakan data bulan Januari hingga Juni 2022 didapatkan&#13;
pemesanan optimal untuk bahan tepung sebanyak 1.015 Kg, Gula sebanyak 417 Kg, telur&#13;
sebanyak 331 butir, mentega sebanyak 455 Kg, dan ragi sebanyak 18 Kg, serta perusahaan dapat&#13;
menghemat biaya pembelian bahan baku sebesar Rp. 12.590.109, Jumlah persediaan pengaman&#13;
(safety stock) untuk bahan tepung sebanyak 462 Kg, gula sebanyak 114 Kg, Telur sebanyak 90&#13;
butir, mentega sebanyak 70 Kg, dan ragi sebanyak 14 Kg. Kemudian titik pemesanan kembali&#13;
(reorder point) bahan tepung sebanyak 794 Kg, gula sebanyak 170 Kg, telur sebanyak 252 butir,&#13;
mentega sebanyak 371 Kg, serta ragi sebanyak 24 Kg.
</description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1054</guid>
<dc:date>2026-06-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISA PERHITUNGAN PLTS DENGAN PANEL SURYA 200WP ( STUDI KASUS DI FAKULTAS TEKNIK UNRIKA)</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1053</link>
<description>ANALISA PERHITUNGAN PLTS DENGAN PANEL SURYA 200WP ( STUDI KASUS DI FAKULTAS TEKNIK UNRIKA)
Hutasoit, Feri Andika; Gunoto, Pamor; Susanti, Endang
Pembangkit listrik tenaga surya merupakan energi terbarukan yang dapat mengurangi emisi karena tidak memiliki&#13;
mekanisme yang memerlukan bahan bakar fosil. Pembangkit listrik tenaga surya menyerap cahaya matahari melalui panel&#13;
surya atau disebut dengan photovoltaic cell yang kemudian diubah menjadi energi listrik melalui proses solar charging&#13;
controler dan di simpan di dalam baterai yang merupakan energi listrik yang bersifat DC atau arus searah , Sehingga&#13;
diperlukan inverter untuk mengubah arus DC ke arus AC atau arus bolak balik sebelum disalurkan dan digunakan dalam&#13;
kehidupan sehari hari. Perancangan PLTS butuh analisa perhitungan yang matang untuk menghindari kekurangan serta&#13;
kelebihan energi listrik setelah pengoperasiannya.oleh sebab itu penulis ingin melakukan penelitian terhadap PLTS yang&#13;
terpasang di kampus UNRIKA untuk dengan tujuan menganalisa agar kebutuhan yang terpasang sesuai dengan PLTS yang&#13;
dirancang sehingga tidak terjadi defisit daya atau kelebihan daya yang di suplai oleh PLTS tersebut. Metode yang digunakan&#13;
yaitu penelitian deskriptif yang membuat penulisan secara sistematis dan akurat tentang fakta yang diambil melalui&#13;
penelitian. Setelah dilakukan penelitian dan analisa terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya didapatkan hasil bahwa sistem&#13;
bekerja dengan baik dan benar serta menghasilkan energi listrik sebagaimana mestinya Berdasarkan hasil pengujian selama 6&#13;
hari penelitian terhadap PLTS tersebut didapatkan rata-rata bahwa puncak produksi energi listrik oleh panel surya terdapat&#13;
pada pukul 14.15 WIB dengan hasil 165.36 Watt.
</description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1053</guid>
<dc:date>2026-06-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISA PENERAPAN SHIELDING JIGS DENGAN METODE DESIGN OF EXPERIMENT UNTUK MENSTANDARKAN KETEBALAN PLATING PADA PRODUK LSS DSO 430 MILS (Studi kasus : PT. Infineon Technology Batam)</title>
<link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1052</link>
<description>ANALISA PENERAPAN SHIELDING JIGS DENGAN METODE DESIGN OF EXPERIMENT UNTUK MENSTANDARKAN KETEBALAN PLATING PADA PRODUK LSS DSO 430 MILS (Studi kasus : PT. Infineon Technology Batam)
Putra, Sofianre; Sumarya, Edi; Merjani, Abdullah
PT. Infineon Technologies Batam adalah perusahaan yang bergerak dibidang&#13;
semikonduktor. PT. Infineon Technologies Batam berlokasi di Jl. Beringin Lot 314 – 317&#13;
Muka Kuning, Batamindo Industrial Park. PT. Infineon Technologies Batam adalah salah&#13;
satu perusahaan yang memproduksi IC yang digunakan pada bidang automotif dan juga&#13;
industrial power control. pada proses perakitan perusahaan ini memanfaatkan metode&#13;
Electroplating dalam proses pelapisan timah pada Leadframe.&#13;
Electroplating adalah proses pelapisan logam dengan menggunakan bantuan arus listrik&#13;
dan senyawa kimia yang bertujuan untuk memindahkan partikel logam pelapis ke logam&#13;
yang akan dilapis. Pelapisan logam dapat berupa lapisan seng, galvanis, perak, emas,&#13;
timah dan lainnya. Penggunaan lapisan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan&#13;
kegunaan masing-masing material. Pelapisan dilakukan untuk melindungi dari korosi,&#13;
supaya memiliki sifat khusus yang sesuai dengan kebutuhan, lebih kuat dan tahan&#13;
terhadap karat serta memperindah tampilan. Pada proses ini untuk mengontrol ketebalan&#13;
dan distribusi pelapisan maka digunakan shielding jigg. Sebelumnya Shielding Jigs hanya&#13;
digunakan pada DSO 150 mils yang material nya cenderung lebih lebar dibandingkan&#13;
dengan DSO 430 mils, hal ini menyebabkan kerataan hasil plating pada produk DSO 430&#13;
mils kurang maksimal sehingga membutuhkan inovasi baru untuk menghasilkan&#13;
ketebalan plating yang merata. Metode yang digunakan adalah perbandingan data&#13;
ketebalan leadframe menggunakan Shielding Jigs dan tanpa Shielding Jigs berdasarkan&#13;
spesifikasi pelanggan (7-15µm), perbandingan data ini mencakup data ketebalan di&#13;
bagian atas, tengah, dan bawah Leadframe.
</description>
<pubDate>Sun, 03 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1052</guid>
<dc:date>2026-05-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
