<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>2024</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/598" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/598</id>
<updated>2026-04-07T04:40:27Z</updated>
<dc:date>2026-04-07T04:40:27Z</dc:date>
<entry>
<title>TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN AKTA KUASA MENJUAL RUMAH OLEH NOTARIS (Studi Putusan Nomor : 331/Pdt.G/2021/PN Btm)</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/940" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ariyanti, Rika</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/940</id>
<updated>2026-03-05T08:00:24Z</updated>
<published>2026-03-05T00:00:00Z</published>
<summary type="text">TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN AKTA KUASA MENJUAL RUMAH OLEH NOTARIS (Studi Putusan Nomor : 331/Pdt.G/2021/PN Btm)
Ariyanti, Rika
Jabatan Notaris merupakan jabatan yang lahir atas dasar aturan hukum dan terikat&#13;
dengan hukum perdata yang memberikan kewenangan membuat akta autentik untuk melayani&#13;
masyarakat, Kewenangan untuk membuat dan mengesahkan akta autentik merupakan arti&#13;
penting dari profesi Notaris yaitu diberi wewenang menciptakan alat pembuktian yang&#13;
mutlak dan sempurna oleh Undang-Undang, Suatu akta autentik yang telah dibuat Notaris yang&#13;
kemudian dinyatakan tidak sah dan tidak berkekuatan hukum oleh pengadilan atau batal demi&#13;
hukum.
</summary>
<dc:date>2026-03-05T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA JUAL BELI CHIP GAME ONLINE HIGGS DOMINO ISLAND (Studi Kasus Putusan No. 439/Pid.B/2023/PN Btm)</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/938" rel="alternate"/>
<author>
<name>ABUZAR, ROBY</name>
</author>
<author>
<name>HADIYANTO, ALWAN</name>
</author>
<author>
<name>RAHMANIDAR</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/938</id>
<updated>2026-03-05T05:34:17Z</updated>
<published>2026-03-05T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA JUAL BELI CHIP GAME ONLINE HIGGS DOMINO ISLAND (Studi Kasus Putusan No. 439/Pid.B/2023/PN Btm)
ABUZAR, ROBY; HADIYANTO, ALWAN; RAHMANIDAR
Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui, Memahami, dan Menganalisa&#13;
Bagaimanakah Penerapan Sanski terhadap pelaku Tindak Pidana jual beli chip&#13;
game online Higgs Domino Island dalam perkara pidana No. 439/Pid.B/2023/PN&#13;
Btm dan Bagaimanakah Pertimbangan Hakim pidana terhadap tindak pidana jual&#13;
beli chip game online Higgs Domino Island dalam perkara pidana No.&#13;
439/Pid.B/2023/PN Btm.&#13;
 Metode Penelitian ini termasuk jenis penelitian Normatif. Penelitian hukum&#13;
normatif yaitu mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah&#13;
yang berlaku dalam masyarakat, dan menjadi acuan perilaku setiap orang. Atau&#13;
dengan istilah yuridis normatif karena dalam penelitian hukum harus juga meneliti&#13;
dasar yuridisnya. Penelitian hukum normatif atau kepustakaan tersebut yaitu&#13;
mencakup: Penelitian terhadap asas-asas hukum, Penelitian terhadap sistematika&#13;
hukum, Perbandingan hukum, Sejarah hukum, Penelitian terhadap taraf&#13;
sinkronisasi vertical, dan horizontal.&#13;
 Penjatuhan Pidana penjara dalam Pidana No. 439/Pid.B/2023/PN Btm sejalan&#13;
dengan teori pemidanaan yaitu: Negara mempunyai kedudukan yang sangat&#13;
penting dalam menjamin keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. Salah satu&#13;
alat untuk menjamin hal itu, yaitu adanya ketentuan hukum pidana yang&#13;
memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat. Yang mempunyai&#13;
kewenangan menjatuhkan sanksi pidana itu adalah Negara. Negara sebagai sebuah&#13;
organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan yang tertinggi yang&#13;
sah dan ditaati oleh rakyat. Sebuah organisasi tertinggi, maka melalui undangundang, Negara menunjuk pejabat tertentu untuk menjatuhkan sanksi pidana&#13;
kepada pelaku kejahatan.Pejabat yang diberikan kewenangan menjatuhkan sanksi&#13;
pidana kepada pelaku kejahatan adalah hakim.
</summary>
<dc:date>2026-03-05T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEREBUTAN HAK ASUH ANAK DI BAWAH UMUR PASCA PERCERAIAN ORANG TUA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN (Studi Putusan Nomor 280/Pdt.G/2022/PN Btm)</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/937" rel="alternate"/>
<author>
<name>RAHAYU, DWI MUSTIKA</name>
</author>
<author>
<name>HANDAYANI, PRISTIKA</name>
</author>
<author>
<name>AZRIANTI, SEFTIA</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/937</id>
<updated>2026-03-04T05:44:08Z</updated>
<published>2026-03-04T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEREBUTAN HAK ASUH ANAK DI BAWAH UMUR PASCA PERCERAIAN ORANG TUA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN (Studi Putusan Nomor 280/Pdt.G/2022/PN Btm)
RAHAYU, DWI MUSTIKA; HANDAYANI, PRISTIKA; AZRIANTI, SEFTIA
Perceraian tidak hanya berdampak pada pihak-pihak yang bersangkutan, tetapi&#13;
dampaknya juga merugikan anak. Salah satu konsekuensi perceraian adalah&#13;
perebutan hak asuh anak (hadhanah) antara suami dan istri. Dalam hal ini,&#13;
dinyatakan bahwa orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk&#13;
mengasuh, memelihara, mendidik dan melindungi anak, mengembangkan anak&#13;
sesuai dengan kemampuan, bakat dan minatnya serta mencegah pernikahan di&#13;
usia muda, baik dalam hukum Islam maupun hukum positif yang berlaku di&#13;
Indonesia. Permasalahan penelitian ini adalah penelitian Yuridis Normatif di&#13;
mana penelitian ini didasarkan pada konstruksi data yang dilakukan secara&#13;
metodologis, sistematis, dan penelitian ini menekankan penggunaan data&#13;
sekunder atau studi pustaka. Dalam Pasal 33 ayat (1) dalam hal orang tua anak&#13;
tidak cakap melaksanakan tindakan hukum, atau tempat tinggal atau keberadaan&#13;
mereka tidak diketahui, maka orang atau badan hukum yang memenuhi syarat&#13;
dapat diangkat sebagai wali anak yang bersangkutan. Berdasarkan Pasal 50 ayat&#13;
(pengasuhan anak ditangani oleh wali yang ditunjuk). Saran bagi pemerintah&#13;
untuk memberikan perubahan berupa reformasi terkait pengasuhan anak yang&#13;
lebih baik karena masih banyak peraturan yang diatur secara terpisah dari&#13;
Undang-Undang Perkawinan yang termasuk dalam Hukum Perdata Nasional di&#13;
Indonesia.
</summary>
<dc:date>2026-03-04T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>TINJAUAN YURIDIS TINDAK PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA "(Studi Kasus Putusan Nomor: 372/Pid.Sus/ 2023/PN Btm)”</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/933" rel="alternate"/>
<author>
<name>MANULLANG, RIZKY ARIFTAMA</name>
</author>
<author>
<name>SIAGIAN, ANNA ANDRIANY</name>
</author>
<author>
<name>HUTASOIT, ISPANDIR</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/933</id>
<updated>2026-03-02T05:16:31Z</updated>
<published>2026-03-02T00:00:00Z</published>
<summary type="text">TINJAUAN YURIDIS TINDAK PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA "(Studi Kasus Putusan Nomor: 372/Pid.Sus/ 2023/PN Btm)”
MANULLANG, RIZKY ARIFTAMA; SIAGIAN, ANNA ANDRIANY; HUTASOIT, ISPANDIR
Penelitian ini bertujuan Untuk Memahami, Pertimbangan Hakim terhadap&#13;
Pelaku tindak pidana penempatan pekerja migran Indonesia dalam Putusan&#13;
Nomor: 372/Pid.Sus/2023/PN Btm dan penerapan hukum pidana terhadap pelaku&#13;
tindak pidana penempatan pekerja migran Indonesia dalam Putusan Nomor:&#13;
372/Pid.Sus/ 2023/PN Btm.&#13;
 Metode Penelitian ini termasuk jenis penelitian Normatif. Penelitian hukum&#13;
normatif yaitu mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah&#13;
yang berlaku dalam masyarakat, dan menjadi acuan perilaku setiap orang. Atau&#13;
dengan istilah yuridis normatif karena dalam penelitian hukum harus juga meneliti&#13;
dasar yuridisnya. Penelitian hukum normatif atau kepustakaan tersebut yaitu&#13;
mencakup: Penelitian terhadap asas-asas hukum, Penelitian terhadap sistematika&#13;
hukum, Perbandingan hukum, Sejarah hukum, Penelitian terhadap taraf&#13;
sinkronisasi vertical, dan horizontal.&#13;
 Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku yang menempatkan Pekerja&#13;
Migran Indonesia yang dilakukan secara bersama terlebih dulu melihat unsurunsur pidana. terdapat unsur kesalahan berupa kesengajaan dolus atau kealpaan&#13;
culpa, adanya pembuat yang mampu bertanggung jawab, dan tidak ada alasan&#13;
pemaaf. Pertanggungjawaban pidana pelaku Penempatan Pekerja Migran&#13;
Indonesia yang dilakukan secara bersama harus memperhatikan peranan masingmasing pelaku baik itu pembuat, orang yang menyuruh melakukan, orang yang&#13;
membantu melakukan, dan orang yang menganjurkan untuk melakukan.
</summary>
<dc:date>2026-03-02T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
