<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>2024</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/597" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/597</id>
<updated>2026-04-07T06:42:45Z</updated>
<dc:date>2026-04-07T06:42:45Z</dc:date>
<entry>
<title>EFEKTIVITAS PROGRAM DATA TERPADU KESEJAHTERAN SOSIAL (DTKS) DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus: Kelurahan Pecong Kecamatan Belakang Padang Tahun 2022)</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/960" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fakih, Mitahul</name>
</author>
<author>
<name>Sari, Meri Enita Puspita</name>
</author>
<author>
<name>Nurhayati</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/960</id>
<updated>2026-03-13T07:54:48Z</updated>
<published>2026-03-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EFEKTIVITAS PROGRAM DATA TERPADU KESEJAHTERAN SOSIAL (DTKS) DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus: Kelurahan Pecong Kecamatan Belakang Padang Tahun 2022)
Fakih, Mitahul; Sari, Meri Enita Puspita; Nurhayati
Kemiskinan dapat dilihat dari tingkat kesejahteraan yang dapat diukur dari kondisi&#13;
realitas masyarakat itu sendiri. Pengelolaan data terpadu terhadap tingkat kesejahteraan&#13;
yang rendah dilakukan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Apakah faktor yang&#13;
mempengaruhi Program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Pecong,&#13;
Kecamatan Belakang Padang tahun 2022.&#13;
Tujuan dari Penelitian ini untuk menganalisis apakah program Dana Terpadu&#13;
Kesejahteraan Sosial di Kelurahan Pecong, Kecamatan Belakang Padang sudah berjalan&#13;
sesuai dengan prosedur, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat&#13;
di Kelurahan Pecong. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif.&#13;
Pengumpulan data yang digunakan melalui studi lapangan berupa observasi, wawancara&#13;
dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori efektivitas dengan&#13;
menggunakan indikator ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program,&#13;
dan pemantauan program.&#13;
Hasil Penelitian ini menujukan bahwa Pemerintah harus memperhatikan&#13;
masyarakat yang berada di daerah hinterland, khususnya masyarakat nelayan yang&#13;
pendapatannya bergantungan pada laut yang membuat penghasilan yang di dapat tidak&#13;
tetap. Sosialisasi memberikan pemahaman dan pengertian terhadap program sosial yang&#13;
akan di dapatkan masyarakat Kelurahan Pecong yang berhak menerima. Masyarakat&#13;
sebagai penerima bantuan sosial dan pendidikan di dalam Data Terpadu Kesejahteraan&#13;
Sosial tentu mengetahui memahami program bantuan sosial dan pendidikan.&#13;
Masyarakat nelayan di Kelurahan Pecong sering kali ketertinggal atau tidak&#13;
termasuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Pemerintah harus memperhatikan&#13;
masyarakat yang rentan terjadi kesenjangan sosial atau permasalahan sosial. Evaluasi&#13;
sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang ada sekarang dinilai belum dapat dikatakan&#13;
sistem yang dapat mendata masyarakat kurang mampu atau miskin.
</summary>
<dc:date>2026-03-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KELURAHAN PECONG KECAMATAN BELAKANG PADANG OLEH DINAS PERUMAHAN RAKYAT PERMUKIMAN DAN PERTAMANAN KOTA BATAM TAHUN 2022</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/959" rel="alternate"/>
<author>
<name>Saputra, M Aldi</name>
</author>
<author>
<name>Rasal, Amrullah</name>
</author>
<author>
<name>Setyobudi, Yustinus Farid</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/959</id>
<updated>2026-03-13T07:32:17Z</updated>
<published>2026-03-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KELURAHAN PECONG KECAMATAN BELAKANG PADANG OLEH DINAS PERUMAHAN RAKYAT PERMUKIMAN DAN PERTAMANAN KOTA BATAM TAHUN 2022
Saputra, M Aldi; Rasal, Amrullah; Setyobudi, Yustinus Farid
Pembangunan Infrastruktur yang dilaksanakan di tingkat Kelurahan merupakan&#13;
realisasi pembangunan nasional. Permasalahan pembangunan infrastruktur yang berada di&#13;
daerah hinterland sering kali menujukan pembangunan yang dilakukan tidak menujukan&#13;
keberhasilan pembangunan infrastruktur. Bagaimana Efektivitas Pembangunan&#13;
Infrastruktur Jalan di Kelurahan Pecong Kecamatan Belakang Padang Oleh Dinas&#13;
Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Tahun 2022.&#13;
Tujuan dari Penelitian ini mengetahui Efektivitas Pembangunan Infrastruktur Jalan&#13;
di Kelurahan Pecong Kecamatan Belakang Padang Oleh Dinas Perumahan Rakyat&#13;
Permukiman dan Pertamanan Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian&#13;
kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan melalui studi lapangan berupa observasi,&#13;
wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori&#13;
efektivitas menurut William N. Dunn dengan menggunakan indikator efisiensi, kecukupan,&#13;
perataan, responsivitas, dan ketepatan.&#13;
Hasil Penelitian ini menujukan bahwa efisiensi pengerjaan semenisasi jalan yang&#13;
sesuai dengan target pengerjaan yang sudah ditentukan berdasarkan perencanaan&#13;
pembangunan infrastruktur jalan. Kecukupan pembangunan infrastruktur tentu&#13;
memberikan oleh Pemerintah, hanya saja pelaksanaannya kurang menjadi perhatian yang&#13;
serius dalam menyelesaikan permasalahan jalan daerah hinterland yang asal-asalan.&#13;
Perataan pembangunan infrastruktur jalan di sudah berjalan optimal, dimana tiap RT yang&#13;
berada di RW 1 dan RW 2 mendapatkan semenisasi jalan bergantian. Responsivitas&#13;
pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Pecong memiliki penilaian tersendiri di&#13;
suruh stekholder di pulau Pecong. Ketepatan dalam pembangunan infrastruktur jalan di&#13;
Kelurahan Pecong sudah mencapai tujuan program pembangunan infrastruktur di daerah&#13;
hinterland.&#13;
Pembangunan infrastruktur jalan harus memperhatikan standar semenisasi yang&#13;
dapat menciptakan kualitas jalan yang tahan lama dan manfaat pembangunan dapat&#13;
dirasakan. Daerah hinterland harus diperhatikan dengan serius oleh Pemerintah. Hinterland&#13;
sering kali mengalami ketertinggalan pembangunan.
</summary>
<dc:date>2026-03-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERAN DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN PENYANDANG DISABILITAS GANGGUAN MENTAL/JIWA DI KOTA BATAM TAHUN 2023</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/921" rel="alternate"/>
<author>
<name>Hutagalung, Despi Natalia</name>
</author>
<author>
<name>Nurhayati</name>
</author>
<author>
<name>Sutarto, Dendi</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/921</id>
<updated>2026-02-24T05:15:29Z</updated>
<published>2026-04-24T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN PENYANDANG DISABILITAS GANGGUAN MENTAL/JIWA DI KOTA BATAM TAHUN 2023
Hutagalung, Despi Natalia; Nurhayati; Sutarto, Dendi
Penyandang gangguan mental jiwa didefinisikan sebagai seseorang yang mengalami&#13;
gangguan pada pola pikir, emosi, dan perilaku yang berkaitan dengan fungsi psikologis dan&#13;
menyebabkan kesulitan bagi mereka untuk berinteraksi dengan orang lain. Pada tahun&#13;
2023, ada 108 penyandang disabilitas mental di Kota Batam, meningkat dari 78 orang pada&#13;
tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Dinas Sosial&#13;
menangani penyandang disabilitas gangguan mental di kota Batam pada tahun 2023.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif.&#13;
Penelitian ini menunjukkan bahwa dinas sosial, berdasarkan APBD Kota Batam, telah&#13;
menyediakan fasilitas yang layak bagi setiap pasien. Dalam melakukan pekerjaannya, dinas&#13;
sosial bekerja sama dengan keluarga dan masyarakat untuk mendukung dan mendorong&#13;
kesembuhan pasien.
</summary>
<dc:date>2026-04-24T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGAWASAN PEMERINTAH DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA BATAM TERHADAP PENYALURAN LIQUID PETROLEUM GAS (LPG) 3 KG SUBSIDI DI KECAMATAN LUBUK BAJA KOTA BATAM TAHUN 2023</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/780" rel="alternate"/>
<author>
<name>Noprianto, Arga</name>
</author>
<author>
<name>Harun, Askarmin</name>
</author>
<author>
<name>Mulda, Rahmayandi</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/780</id>
<updated>2025-12-17T13:45:18Z</updated>
<published>2025-12-17T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGAWASAN PEMERINTAH DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA BATAM TERHADAP PENYALURAN LIQUID PETROLEUM GAS (LPG) 3 KG SUBSIDI DI KECAMATAN LUBUK BAJA KOTA BATAM TAHUN 2023
Noprianto, Arga; Harun, Askarmin; Mulda, Rahmayandi
Warga kota Batam juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas&#13;
elpiji 3 Kg, Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian&#13;
Riau menjelaskan kelangkaan tersebut terjadi karena banyak warga yang 'panic buying'&#13;
dalam satu minggu terakhir. Gustian mengatakan, kekosongan ini bukan disebabkan&#13;
kelangkaan, melainkan habis karena panic buying dengar berita dari luar Batam. Gustian&#13;
meminta pangkalan tidak menimbun dan memanfaatkan situasi dengan menjual gas elpiji&#13;
3 kilogram di atas harga eceran tertinggi. Mengingat gas elpiji 3 kilogram sejatinya&#13;
diperuntukan untuk rakyat miskin. Gustian selaku Kepala Dinas Perindustrian dan&#13;
Perdagangan Kota Batam&#13;
Penelitian ini dilakukan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam&#13;
yang melakukan pengawasan penyaluran gas LPG 3 Kg. Adapun tujuan dari penelitian&#13;
ini untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan Dinas Perindustriandan Perdagangan&#13;
Kota Batam dalam Pendistribusian gas LPG 3 Kg di Kota Batam serta faktor penghambat&#13;
dalam melaksanakan pengawasan distribusi gas LPG 3 Kg di Kota Batam. Jenis data yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik&#13;
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan wawancara..&#13;
Berdasarkan hasil penelitian didapat masih belum sesuai peraturan alias belum&#13;
optimal. Dimana faktor-faktor penghambat pelaksanaan pengawasan distribusi gas LPG&#13;
3 Kg yaitu meliputi, keterbatasan sumber daya manusia, tidak adanya sanksi yang tegas&#13;
dari pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam.
</summary>
<dc:date>2025-12-17T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
