<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>08. KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/29" rel="alternate"/>
<subtitle>Berisi tulisan yang memuat kajian karya tulis mahasiswa Universitas Riau Kepualaun yang disajikan secara ilmiah.</subtitle>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/29</id>
<updated>2026-10-07T20:27:19Z</updated>
<dc:date>2026-10-07T20:27:19Z</dc:date>
<entry>
<title>FACTORS INFLUENCING THE DECLINE OF STUDENTS’ MOTIVATION IN HIGHER EDUCATION SPEAKING CLASSES AT UNIVERSITY OF RIAU KEPULAUAN</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1088" rel="alternate"/>
<author>
<name>Niwanda, Tantri</name>
</author>
<author>
<name>Dewi, Desi Surlitasari</name>
</author>
<author>
<name>Adam</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1088</id>
<updated>2026-10-06T14:22:47Z</updated>
<published>2026-10-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">FACTORS INFLUENCING THE DECLINE OF STUDENTS’ MOTIVATION IN HIGHER EDUCATION SPEAKING CLASSES AT UNIVERSITY OF RIAU KEPULAUAN
Niwanda, Tantri; Dewi, Desi Surlitasari; Adam
Speaking motivation plays a fundamental role in second language&#13;
learning; however, many students experience a decline in motivation when&#13;
participating in speaking classes. This study aims to investigate the&#13;
contributing factors behind this decline by focusing on classroom&#13;
environment, teaching methods, lecturer behavior, and students’ selfconfidence. A qualitative descriptive approach was employed, involving the&#13;
distribution of questionnaires to 35 students and semi-structured interviews&#13;
with 8 selected participants. The questionnaire findings reveal that a lack of&#13;
confidence is the dominant factor, affecting 62% of respondents, who reported&#13;
feeling fear of making mistakes, embarrassment, and anxiety when speaking&#13;
English. The classroom environment was also influential, with 53% of&#13;
respondents stating that noise, discomfort, and poor facilities reduced their&#13;
motivation. Additionally, 52% agreed that monotonous instructional strategies&#13;
contributed to boredom, while 48% indicated that lecturer behavior affected&#13;
their willingness to participate. The interview data further support these&#13;
results, showing that psychological discomfort and limited interaction&#13;
negatively affect participation. Overall, the findings indicate that both internal&#13;
and external factors contribute to demotivation in speaking classes. Therefore,&#13;
lecturers need to create a supportive learning atmosphere, apply varied&#13;
interactive teaching methods, and provide positive feedback to help students&#13;
develop confidence and enhance motivation.
</summary>
<dc:date>2026-10-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>EVALUASI SISTEM ANTRIAN MANUAL TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PELAYANAN KTP DAN KK DI KECAMATAN BATAM KOTA TAHUN 2025</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1086" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sinatra, Rama Aidillah</name>
</author>
<author>
<name>Nurhayati</name>
</author>
<author>
<name>Effendi, Winda Roselina</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1086</id>
<updated>2026-10-06T13:57:05Z</updated>
<published>2026-10-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EVALUASI SISTEM ANTRIAN MANUAL TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PELAYANAN KTP DAN KK DI KECAMATAN BATAM KOTA TAHUN 2025
Sinatra, Rama Aidillah; Nurhayati; Effendi, Winda Roselina
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem antrean manual&#13;
dalam pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)&#13;
di Kecamatan Batam Kota Tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih&#13;
ditemukannya berbagai permasalahan dalam pelaksanaan sistem antrean manual,&#13;
seperti waktu tunggu yang cukup lama, penumpukan antrean pada jam pelayanan&#13;
ramai, keterbatasan jumlah petugas ketika jumlah pemohon meningkat, serta gangguan&#13;
jaringan internet yang menghambat proses pelayanan. Kondisi tersebut menyebabkan&#13;
pelayanan belum sepenuhnya mampu memberikan kecepatan dan kepastian waktu&#13;
yang diharapkan masyarakat.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.&#13;
Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis&#13;
menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Analisis penelitian mengacu pada&#13;
teori evaluasi kebijakan William N. Dunn yang meliputi efektivitas, efisiensi,&#13;
pemerataan, dan responsivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem antrean&#13;
manual telah mampu menciptakan ketertiban pelayanan karena masyarakat dilayani&#13;
berdasarkan urutan nomor antrean. Namun, sistem tersebut belum berjalan secara&#13;
optimal. Waktu tunggu masih dapat mencapai sekitar 30 sampai 35 menit dan&#13;
penumpukan antrean terjadi terutama pada pukul 08.00 sampai 11.00 WIB. Dari aspek&#13;
efisiensi, pelayanan telah didukung oleh petugas dan sarana prasarana, tetapi efisiensi&#13;
menurun ketika jumlah pemohon meningkat. Dari aspek pemerataan dan responsivitas,&#13;
pelayanan telah diberikan secara adil dan petugas cukup responsif terhadap kebutuhan&#13;
masyarakat.&#13;
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sistem antrean manual telah&#13;
mendukung pelayanan publik dengan cukup efektif, tetapi belum optimal karena masih&#13;
terdapat kendala waktu tunggu, penumpukan antrean, keterbatasan petugas,&#13;
pengelolaan antrean secara manual, dan gangguan jaringan internet. Oleh karena itu,&#13;
diperlukan pengembangan sistem antrean yang lebih modern untuk meningkatkan&#13;
efektivitas dan kualitas pelayanan publik.
</summary>
<dc:date>2026-10-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS PENILAIAN E-GOVERNMENT MELALUI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KOTA BATAM MENGGUNAKAN FRAMEWORK SPBE DAN OSI TAHUN 2024</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1085" rel="alternate"/>
<author>
<name>SUPARJOKO, DWI ARDILLASARI</name>
</author>
<author>
<name>Nurhayati</name>
</author>
<author>
<name>Sari, Meri Enita Puspita</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1085</id>
<updated>2026-10-06T13:48:07Z</updated>
<published>2026-10-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS PENILAIAN E-GOVERNMENT MELALUI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KOTA BATAM MENGGUNAKAN FRAMEWORK SPBE DAN OSI TAHUN 2024
SUPARJOKO, DWI ARDILLASARI; Nurhayati; Sari, Meri Enita Puspita
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan e-government&#13;
pada Website Resmi Pemerintah Kota Batam Tahun 2024 menggunakan&#13;
Framework Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Online Service&#13;
Index (OSI), serta Model Kematangan E-Government Layne dan Lee (2001)&#13;
sebagai grand theory. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan&#13;
pendekatan kualitatif evaluatif. Data diperoleh melalui observasi, checklist&#13;
observasi, dokumentasi, dan wawancara sebagai triangulasi data. Informan&#13;
penelitian terdiri atas pengelola e-government, pengelola website dan infrastruktur&#13;
teknologi informasi, serta masyarakat pengguna website.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Website Resmi Pemerintah Kota&#13;
Batam telah memenuhi sebagian besar indikator penilaian dan menunjukkan&#13;
karakteristik empat tahap kematangan e-government, yaitu Catalogue, Transaction,&#13;
Vertical Integration, dan Horizontal Integration.&#13;
Website telah menyediakan informasi publik, berbagai layanan&#13;
pemerintahan dan pelayanan digital, keterhubungan dengan layanan pemerintahan&#13;
tingkat lebih tinggi, serta portal layanan antar-OPD dan SP4N-LAPOR!. Namun,&#13;
masih ditemukan beberapa fitur dan tautan yang belum optimal, integrasi layanan&#13;
yang belum sepenuhnya terpadu, serta keterbatasan pada partisipasi publik. Secara&#13;
keseluruhan, penerapan e-government telah berkembang dengan baik, tetapi masih&#13;
memerlukan penyempurnaan integrasi layanan, keamanan, kualitas layanan digital,&#13;
pemeliharaan aplikasi, dan pengalaman pengguna
</summary>
<dc:date>2026-10-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER INFORMASI TERHADAP TINGKAT KESADARAN POLITIK MAHASISWA ILMU PEMERINTAHAN UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN KOTA BATAM TAHUN 2024/2025</title>
<link href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1084" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ilham, Muhammad Suhairi</name>
</author>
<author>
<name>Effendi, Winda Roselina</name>
</author>
<author>
<name>Lestari, Linayati</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/1084</id>
<updated>2026-10-06T13:43:40Z</updated>
<published>2026-10-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER INFORMASI TERHADAP TINGKAT KESADARAN POLITIK MAHASISWA ILMU PEMERINTAHAN UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN KOTA BATAM TAHUN 2024/2025
Ilham, Muhammad Suhairi; Effendi, Winda Roselina; Lestari, Linayati
Perkembangan media sosial di era digital telah membawa perubahan&#13;
signifikan dalam pola penyebaran dan konsumsi informasi politik, khususnya di&#13;
kalangan mahasiswa. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana&#13;
komunikasi dan hiburan, tetapi juga menjadi sumber utama informasi politik yang&#13;
memengaruhi cara pandang, sikap, serta partisipasi politik generasi muda.&#13;
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan sebagai kelompok intelektual memiliki peran&#13;
strategis dalam kehidupan demokrasi, sehingga tingkat kesadaran politik mereka&#13;
menjadi aspek penting dalam menjaga keberlangsungan sistem politik yang&#13;
demokratis.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media&#13;
sosial sebagai sumber informasi terhadap tingkat kesadaran politik mahasiswa&#13;
Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Kota&#13;
Batam tahun akademik 2024/2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif&#13;
dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 210 mahasiswa, dengan&#13;
sampel sebanyak 69 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik&#13;
simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis&#13;
skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi&#13;
linier sederhana.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebagai&#13;
sumber informasi politik berada pada kategori tinggi dan berpengaruh positif serta&#13;
signifikan terhadap tingkat kesadaran politik mahasiswa. Semakin intens&#13;
mahasiswa memanfaatkan media sosial untuk memperoleh informasi politik,&#13;
semakin meningkat pula pengetahuan politik, sikap kritis, serta partisipasi politik&#13;
mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital di&#13;
lingkungan perguruan tinggi agar mahasiswa mampu menyaring informasi secara&#13;
kritis dan memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab sebagai sarana&#13;
edukasi politik dan penguatan demokrasi.
</summary>
<dc:date>2026-10-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
